Langsung ke konten utama

塞翁失马 焉知非福 Sai Weng Shi Ma Yan Zhi Fei Fu (Mandarin)

You Yi ge Lao Weng, Zu zai Chang Cheng jiao Xia de yi ge chun zi li, chu zi li de ren dou jiao ta "Sai Weng".
You yi tian, Sai Weng yi pi ma hu ran bu jian le, xian qing men dan xin lao Weng hui shang xin, dou lai an wei ta. ke shi lao Weng shuo: "bu yao jin, ma bu jian le bu jian de shi huai shi, ce ye ke neng hui shi yi jian hao shi."
Ji ge yue hou, Sai Weng de na pi ma pao hui lai le, er qie hai da le yi pi hao ma hui lai. xiang xin men you pao lai xian ta dou si. Ke shi lao Weng que shuo: "zhe jian shi shuo bu ding hui da lai zai huo ne!"
you le yi pi hao ma, Sai Weng de er zi jiu ji chang qi zhe zhe pi ma dao chu qu you wan. you yi ci, Sai Weng de er zi bu xiao xin cong ma shang di xia lai, die duan le tui qu.zhe hui, xiang qin men you qian lai an wei Sai Weng, Sai Weng , que shuo chu ling ren gan dou jing qi de hui: "zhe jian hui shi ye xu hui ben cheng hao shi ne"
guo le ji ge yue, lin guo bing ru qin, suo you denian qing nan zi, dou bei zhuo qiu da zhang, jie qu da bu fen dou zhan si le. Sai Weng de er zi yin wei can fei er bu yang yong can zhang, yin ci bao zhu le xing ming.
Ren men yi" Sai Weng" hu " Sai Weng Shi Ma, Yan Zhi Fei Fu" lai bi yu bu xing de shi fa sheng, you shi ye hui bian cheng hao shi.

Mr. Sai Lost His Horse, Blessing or Bane

Near China's northern borders lived a man well versed in the practices of Taoism. His horse, for no reason at all, got into the territory of the northern tribes. Everyone commiserated with him.

"Perhaps this will soon turn out to be a blessing," said his father.

After a few months, his animal came back, leading a fine horse from the north. Everyone congratulated him.

"Perhaps this will soon turn out to be a cause of misfortune," said his father.

Since he was well-off and kept good horses his son became fond of riding and eventually broke his thigh bone falling from a horse. Everyone commiserated with him.

"Perhaps this will soon turn out to be a blessing," said his father.

One year later, the northern tribes started a big invasion of the border regions. All able-bodied young men took up arms and fought against the invaders, and as a result, around the border nine out of ten men died. This man's son did not join in the fighting because he was crippled and so both the boy and his father survived.

Komentar

Postingan populer dari blog ini

Pengolahan Bahan Pangan Ikan dan Daging (Prakarya)

Pengolaha n Bahan Pangan  Daging dan  Ikan In do ne sia me ru pa ka n ne ga ra y ang me mi lik i su mb er da ya al am ya ng mel imp ah. Kek ay aan ala m Ind one sia buk an han ya pad a sek tor mig as sepe rti minyak bumi dan bahan tambang, tetapi juga kekayaan alam non-migas, seperti sek tor per tan ian , per ika nan dan pet ern aka n. Sek tor per tan ian men jad i sum ber   pangan dalam memenuhi kebutuhan 4 sehat 5 sempurna, sebagai sumber zat-zat ya ng dip erl uka n ole h tub uh ber upa kar boh idr at, pro tein , lem ak, vit ami n dan mineral. Sumb er panga n hewani melipu ti susu, telur, ikan dan dagin g serta produk-  produk olahan yang bahan dasarnya beras al dari hewan memiliki kandungan gizi yang tinggi.  Pengolahan bahan pangan hewani bertujuan untuk memperlambat kerusakan yang diakibatkan reaksi biokimiawi serta menghasilkan produk olahan yang se!ara sensorik "aroma, rasa dan tekstur# memiliki bentuk yang menarik dan  bernilai gizi ting...

Kepatuhan Terhadap Hukum (PKN)

Hakikat Hukum Aturan yang berlaku di masyarakat adalah norma, yang terdiri dari norma agama, kesopanan, kesusilaan, dan hukum. Sebagai salah satu norma yang berlaku, hukum merupakan ujung tombak dalam penegakkan keadilan. Pengertian Hukum Hukum pada hakikatnya merupakan pagar pembatas agar kehidupan manusia aman dan damai. Hukum merupakan aturan, tata tertib, dan kaidah hidup. Van Apledorn menyatakan"definisi tentang hukum sangat sulit untuk dibuat karena tidak mungkin untuk mengadakannya sesuai kenyataan". Beberapa unsur hukum: Peraturan mengenai tingkah laku manusia dalam pergaulan masyarakat. Peraturan itu dibuat dan ditetapkan oleh badan-badan resmi yang berwajib. Peraturan itu bersifat memaksa. Sanksi terhadap pelanggaran peraturan tersebut adalah tegas. Adapun karakteristik hukum adalah adanya perintah dan larangan dan perintah dan larangan tersebut harus dipatuhi semua orang. Hukum dapat memaksa seseorang untuk menaati tata tertib yang berl...